Minggu, 09 Oktober 2011

Pengertian dasar Visual Basic

Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer.Bahasa VB ini dikembangkan oleh Microsoft Sejak tahun 1991,merupakan pengembangan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner's All Purpose Symbolic Instruction) yaitu dikembangkan pada era 1950-an. VB adalah salah satu development tools untuk membangun aplikasi dalam lingkungan windows.Dalam pengembangan aplikasi VB menggunakan pendekatan visual untuk merancang user interface dalam form,sedangkan untuk codingnya menggunakan dialek bahasa Basic yang cenderung mudah dipelajari.namun ada kelemahan dari VB yaitu pada kenirja yang relative terasa lebih lambat(Lol) dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain.
    Visual Basic adalah perangkat lunak yang berjalan di atas platformsistem operasi Microsoft Windows. 

Sejarah dan Perkembangan Pemrograman Visual

Pemrograman visual adalah metode pembuatan program dimana programmer
membuat koneksi antara objek-objek dengan cara menggambar, menunjuk, dan mengklik
pada diagram dan ikon dan dengan berinteraksi dengan diagram alur. Jadi, programmer bisa
menciptakan program dengan cara mengklik pada ikon yang mewakili rutin-rutin
pemrograman secara umum.
Contoh pemrograman visual adalah Visual BASIC, yaitu bahasa pemrograman
berorientasi objek yang berbasis Windows dari Microsoft yang mengizinkan pengguna
mengembangkan aplikasi Windows dan Office dengan hal-hal sebagai berikut,
(1) Membuat tombol perintah, kotak teks, jendela dan toolbar,
(2) Selanjutnya akan di-link ke program BASIC yang kecil yang melakukan tindakan
tertentu.
Visual BASIC merupakan even-driven, artinya program menunggu pengguna
melakukan sesuatu (“event”), seperti klik pada ikon, dan kemudian program akan merespons.
Misalnya, pada permulaan pengguna dapat menggunakan piranti geser dan turunkan (dragand-
drop) untuk mengembangkan antar muka pengguna grafis yang dibuaat secara otomatis
oleh program. Karena penggunaanya mudah, Visual BASIC memungkinkan programmer
pemula untuk mencipatakan aplikasi-aplikasi berbasis windows yang menarik.
Sejak diluncurkan pada 1990, pendekatan Visual Basic menjadi norma untuk bahasa
pemrograman. Sekarang ada banyak lingkungan visual untuk banyak bahasa pemrograman
termasuk C, C++, Pascal, dan Java. Visual BASIC terkadang disebut rapid application
development (RAD) karena memungkinkan programmer membuat aplikasi prototype dengan
cepat. ( http://danangdwidarmawan.students-blog.undip.ac.id/2009/06/10/pemrogramanvisual-
contoh-visual-basic/ )
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa
pemrograman yang bersifat event driven dan menawarkan Integrated Development
Environment (IDE) visual untuk membuat program aplikasi berbasis sistem operasi Microsoft
Windows dengan menggunakan model pemrograman Common Object Model (COM). Visual
Basic merupakan turunan bahasa BASIC dan menawarkan pengembangan aplikasi komputer
berbasis grafik dengan cepat, akses ke basis data menggunakan Data Access Objects (DAO),
Remote Data Objects (RDO), atau ActiveX Data Object (ADO), serta menawarkan
pembuatan kontrol ActiveX dan objek ActiveX. Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic
for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya
Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponenkomponen
yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis
dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi
fungsi eksternal tambahan.
Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat
luas. Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat
lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++,
JavaScript, C#, dan Java.
Bila ditinjau dari sejarahnya, Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis
softwarenya dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk
kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS.
Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS.
Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic
(dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan
juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai
gabungan keduanya.
Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode terkompilasi atau
kode yang harus diinterpretasi sebagai hasil executable dari kode VB. Sayangnya, meskipun
sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan.
Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai
mode terinterpretasi).
Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung OOP, namun tidak sepenuhnya.
Beberapa karakteristik obyek tidak dapat dilakukan pada Visual Basic, seperti Inheritance
tidak dapat dilakukan pada class module. Polymorphism secara terbatas bisa dilakukan
dengan mendeklarasikan class module yang memiliki Interface tertentu. Visual Basic (VB)
tidak bersifat case sensitif. ( http://id.wikipedia.org/wiki/Visual_Basic )
Pada dasarnya Visual Basic diawali dari perkembangan bahasa BASIC di darthmouth
College, Amerika Serikat, pada awal tahun 1960-an. Sejak semula BASIC memang dirancang
untuk mudah dipelajari. Begitu sederhananya sehingga nyaris semua pakar pemrograman
komputer menggunakan BASIC sebagai bahasa pemrograman pertamanya. Pada tahun 1982
IBM/PC diperkenalkan pada masyarakat, Microsoft pun membuat sistem operasi MS-DOS
untuk komputer ini. Didalamnya disertakan pula bahasa BASIC yang dikenal sebagai
QuickBasic (QBASIC). Pada tahun 1990-an era DOS berlalu digantikan era Windows.
Tampilan grafis windows yang sangat bagus dan lebih interaktif mengubah pemrograman
dari pekerjaan yang memusingkan kepala menjadi sebuah pekerjaan yang sangat
menyenangkan. Microsoft pun akhirnya membuat BASIC versi Windows yang dikenal
dengan Microsoft Visual Basic.
Visual Basic memungkinkan pembuatan aplikasi Grapichal User Interface (GUI) atau
pemrograman yang menggunakan tampilan grafis sebagai alat komunikasi dengan
pemakainya. Pembuatan tampilan user interface dapat dilakukan dengan meletakkan objectobject
grafis ke lembar (form) yang sudah disediakan oleh Visual Basic.
Seperti yang telah diketahui, Visual Basic merupakan bahasa pemrograman Visual
yang dapat mempermudah dalam mendesain tampilan program atau lebih dikenal dengan
istilah user interface. Sehingga hal ini sangat bermanfaat untuk membuat program yang
bekerja dalam lingkungan windows yang tampilannya lebih rumit. Dengan Bahasa
Pemrograman biasa / Non Visual, waktu seorang programmer lebih banyak dihabiskan untuk
mendesain tampilan program dibandingkan dengan penulisan program utamanya. Visual
basic adalah suatu bahasa pemrogramman visual yang merupakan pengembangan terakhir
dari Basic.
Bahasa Pemrogramman Visual Basic 6.0 merupakan perangkat lunak yang memiliki
kesamaan dengan bahasa Pemrogramman Basic dan bekerja pada lingkungan sistem operasi
Windows. Pemrogramman Visual Basic 6.0 juga memberikan kemudahan bagi programmer
dalam membuat sebuah program, karena dalam Bahasa pemrogramman Visual Basic 6.0
telah disediakan fasilitas-fasilitas pendukung yang mudah penggunaannya tanpa menambah
syntax program yang berbelit-belit seperti pada beberapa Bahasa pemrogramman lainnya,
yang tentunya akan lebih banyak menyita waktu dan pemikiran. Selain kemudahan tersebut,
Visual Basic 6.0 juga memiliki kecepatan proses yang tinggi dan keunggulan dalam file
eksekusi yang dihasilkan, yang mampu berdiri sendiri diluar software pembangunnya serta
kecilnya file eksekusi yang dihasilkan. ( http://www.digituck.com/sejarah-visual-basic.html )

visual basic


Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis perangkat lunak dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Visual Basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an.Bahasa program tersebut tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer.
Sejak saat itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada berbagai platform komputer, seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC, IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain.
Apple BASIC dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.).Steve Jobs pernah bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk Atari). Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1 April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple. Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows. Pemrograman Visual Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.
Hingga akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang terbaru, yaitu Visual Basic 2010. Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia tidak menghabiskan banyak memori.[2]
Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya.[3] Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil porting dari kode VB.Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).

Perkembangan Visual Basic

Visual Basic 1.0 dikenalkan pada tahun 1991. Konsep pemrograman dengan metode drag-and-drop untuk membuat tampilan aplikasi Visual Basic ini diadaptasi dari prototype generator form yang dikembangkan oleh Alan Cooper dan perusahaannya, dengan nama Tripod. Microsoft kemudian mengontrak Cooper dan perusahaannya untuk mengembangkan Tripod menjadi sistem form yang dapat diprogram untuk Windows 3.0, di bawah kode nama Ruby.
Tripod tidak memiliki bahasa pemrograman sama sekali. Ini menyebabkan Microsoft memutuskan untuk mengkombinasikan Ruby dengan bahasa pemrograman Basic untuk membuat Visual Basic.

 Dari waktu ke waktu

  • Proyek Thunder dimulai.
  • Visual Basic 1.0 dirilis untuk Windows pada Comdex/Windows Trade Show di Atlanta, Georgia pada Mei 1991.
  • Visual Basic 1.0 untuk DOS dirilis pada September 1992. Bahasa pemrogramannya sendiri tidak terlalu kompatibel dengan Visual Basic untuk Windows, karena sesungguhnya itu adalah versi selanjutnya dari kompiler BASIC berbasis DOS yang dikembangkan oleh Microsoft sendiri, yaitu QuickBASIC. Antarmuka dari program ini sendiri menggunakan antarmuka teks, dan memanfaatkan kode-kode ASCII tambahan untuk mensimulasikan tampilan GUI.
  • Visual Basic 2.0 dirilis pada November 1992. Lingkungan pemrogramannya lebih mudah untuk digunakan, dan kecepatannya lebih ditingkatkan.
  • Visual Basic 3.0 dirilis pada musim semi 1993 dan hadir dalam dua versi: Standar dan Professional. VB3 juga menyertakan versi 1.1 dari Microsoft Jet Database Engine yang dapat membaca dan menulis database Jet/Access 1.x.
  • Visual Basic 4.0 (Agustus 1995) adalah versi pertama yang dapat membuat program 32-bit seperti program 16-bit. VB4 juga memperkenalkan kemampuannya dalam membuat aplikasi non-GUI. Bila versi sebelumnya menggunakan kontrol VBX, sejak VB4 dirilis Visual Basic menggunakan kontrol OLE (dengan ekstensi file *.OCX), yang lebih dikenal kemudian dengan kontrol ActiveX.
  • Dengan versi 5.0 (Februari 1997), Microsoft merilis Visual Basic eksklusif untuk versi 32-bit dari Windows. Para programmer yang lebih memilih membuat kode 16-bit dapat meng-impor program yang ditulis dengan VB4 ke versi VB5, dan program-program VB5 dapat dikonversi dengan mudah ke dalam format VB4.
  • Visual Basic 6.0 (pertengahan 1998) telah diimprovisasi di beberapa bagian, termasuk kemampuan barunya, yaitu membuat aplikasi web. Meskipun kini VB6 sudah tidak didukung lagi, tetapi file runtime-nya masih didukung hingga Windows 7.
  • Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)
Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung Pemrograman berorientasi objek , namun tidak sepenuhnya, Beberapa karakteristik obyek tidak dapat dilakukan pada Visual Basic, seperti Inheritance tidak dapat dilakukan pada class module, Polymorphism secara terbatas bisa dilakukan dengan mendeklarasikan class module yang memiliki Interface tertentu. Visual Basic (VB) tidak bersifat case sensitif.

 Desain Visual dan Komponen

Visual Basic menjadi populer karena kemudahan desain form secara visual dan adanya kemampuan untuk menggunakan komponen-komponen ActiveX yang dibuat oleh pihak lain. Namun komponen ActiveX memiliki masalahnya tersendiri yang dikenal sebagai DLL hell,Pada Visual Basic .NET, Microsoft mencoba mengatasi masalah DLL hell dengan mengubah cara penggunaan komponen.